Minggu, 03 Februari 2013

JARINGAN KOMPUTER

Jaringan Komputer adalah sebuah sistem terdiri dari beberapa komputer dan perangkat jaringan lainnya yang didesain saling terhubung menggunakan protokol komunikasi agar bisa bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
Jenis – jenis jaringan komputer menjadi 3 bagian seperti ; LAN, MAN, dan WAN

1. Local Area Network
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar informasi.

2. Metropolitan Area Network
Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan yang mencakup area satu kota atau dengan rentang sekitar 10-45 km. pada dasarnya MAN merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan
untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.

3. Wide Area Network
Wide Area Network (WAN) merupakan jaringan yang  mencakup daerah geografis yang luas, seperti antarkota, antarnegara, antarprovinsi, dan mencakup sebuah negara atau benua.

Perbedaan Topologi Jaringan.
Topologi jaringan menyatakan susunan kompoter secara fisik dalam suatu jaringan. Macam-macam topologi jaringan seperti topologi bintang, topologi cincin, topologi pohon, topologi bus, topologi linier dll.
1.      1. Topologi Bintang (Star)
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
-  Kelebihan topologi bintang :
* Mudah dikelola dan dihubungkan (penyebab kegagalan mudah untuk diketahui)
* Kegagalan pada sebuah komputer tidak berpengaruh pada seluruh jaringan.
* Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan dan kerusakan, jika terdapat salah satu kabel yang menuju node terputus maka tidak akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. Hanya kabel yang putus yang tidak dapat digunakan.
-  Kekurangan topologi bintang :
*  Kegagalan pada pusat pengontrol akan menyebabkan kegagalan jaringan secara keseluruhan.
* Jika pusat pengontrol berupa Hub (bukan berupa switch), kecepatan transmisi menjadi lambat.

2.     2. Topologi Cincin (Ring)
Topologi Cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
 - Kelebihan topologi cincin :
* Hemat kabel
* Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data
- Kekurangan topologi cincin :
* Sulit mendeteksi kerusakan
*
 Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandels
* Kelemahan topologi cincin terletak kegagala pada salah satu simpul. Jika ada satu saja simpul yang mengalami kegagalan, maka semua hubungan terputus. Pada topologi bus, kegagalan pada simpul (bukan pada bus) tidak mempengaruhi simpul yang lain.
3.     3. Topologi Pohon (Tree)
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.
- Kelebihan topologi pohon :
* Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
- Kekurangan topologi pohon :
* Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif
* Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

4.    4. Topologi Linier
Topologi linier merupakan Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator).
- Kelebihan topologi linier :
* Hemat Kabel
* Mudah dikembangkan
* Penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan
* tata letak kabel sederhana
- Kekurangan topologi linier :
* Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
* Keamanan data kurang terjamin
* Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh
* Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah.


Perbedaan fungsi perangkat jaringan 

1. Hub adalah alat yang berfungsi sebagai tempat untuk menerima data dan meneruskannya menuju tempat yang lain. Hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut.
2.
Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. dia bekerja sebagai penyambung / concentrator dalam Jaringan. Switch mengenal MAC Adressing shingga bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan ke mana.
3. Router merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, dan router ini berperan penting sebagai penghubung/penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih. Router berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
4. Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar